Yves Bissouma: “Malam Terbaik dalam Hidup Saya” Usai Tottenham ke Final Liga Europa, Tapi Final Masih Jadi Target Utama
Gelandang Tottenham Hotspur, Yves Bissouma, menyebut kemenangan timnya atas Atalanta di semifinal Liga Europa sebagai “malam terbaik dalam hidupnya”, namun menegaskan bahwa euforia itu belum cukup tanpa mengangkat trofi di final.
Spurs melaju ke final Liga Europa setelah kemenangan dramatis 2–1 di leg kedua yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium. Bissouma tampil impresif di lini tengah, memutus serangan dan menjadi penghubung vital antara lini belakang dan depan.
“Ini adalah malam terbaik dalam hidup saya, bermain di depan fans seperti ini dan membawa Tottenham ke final Eropa. Tapi ini belum selesai — kami ingin lebih. Kami ingin pulang dengan trofi,” ujar Bissouma kepada BT Sport usai pertandingan.
Penampilan gemilang gelandang asal Mali itu mendapat pujian dari banyak pihak, termasuk manajer Ange Postecoglou yang menyebut Bissouma sebagai salah satu motor utama keberhasilan tim sejauh ini.
Dengan laga final yang akan digelar di Bilbao bulan depan, Tottenham akan menghadapi Bayer Leverkusen yang sedang tampil luar biasa musim ini. Meski di atas kertas tim Jerman itu sedikit diunggulkan, Bissouma yakin Spurs memiliki modal untuk membuat kejutan.
“Kami menghormati Leverkusen, tapi kami juga punya mimpi sendiri. Kami lapar. Kami ingin mencetak sejarah,” tambah Bissouma.
Jika mampu memenangkan final nanti, ini akan menjadi trofi Eropa pertama Tottenham sejak Piala UEFA 1984 — sekaligus penebusan bagi skuad yang gagal di final Liga Champions 2019.

Komentar
Posting Komentar